Fungsi dan Karakteristik Laporan Keuangan

Fungsi Laporan Keuangan

Pada umumnya, fungsi dari laporan keuangan ini adalah sebagai alat untuk membantu perusahaan dalam menilai keadaan keuangan perusahaan.

Adapun beberapa fungsi lainnya dari laporan keuangan ini, diataranya ialah sebagai berikut:

1. Sebagai Media Review

Financial statement bisa menyajikan informasi atau data yang komprehensif mengenai kedudukan keuangan perusahaan.

Hal tersebut dapat menjadi ulasan tentang keadaan perusahaan secara menyeluruh, terutama keadaan keuangan (aset, utang, biaya operasional, dan yang lainnya).

2. Sebagai Pedoman Membuat Keputusan

Salah satu fungsi paling penting dalam pembuatan laporan tentang keadaan keuangan perusahaan yaitu sebagai media pertimbangan dalam pengambilan keputusan penting untuk perusahaan.

3. Membantu Menciptakan Strategi Baru

Financial statement juga bisa digunakan dalam membuat strategi baru oleh perusahaan dalam usaha menaikan performa usahanya.

4. Meningkatan Kredibilitas Perusahaan

Perusahaan yang membuat financial statement akan menunjukkan bahwa perusahaan itu sudah menerapkan sebuah sistem perekapan data yang terpercaya, akurat, serta tidak sembarangan dalam pengambilan keputusan.

Para pemegang saham tentu akan lebih percaya untuk menginvestasikan uang mereka terhadap perusahaan yang dipercaya dan mempunyai kredibilitas yang baik.

Manfaat Laporan Keuangan menurut Fahmi (2012:5):
“Dengan terdapatnya laporan keuangan yang disediakan oleh pihak manajemen perusahaan maka akan sangat membantu pihak pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan, serta sangat bermafaat dalam melihat keadaan pada saat ini ataupun dijadikan sebagai alat untuk memprediksi keadaan masa yang akan datang”.

Sifat Laporan Keuangan

Sifat

Dalam pembuatan laporan keuangan ini harus disusun sesuai dengan kaidah yang berlaku serta harus didasari dengan  sifat laporan keuangan itu sendiri.

Menurut gagasan dari Kasmir (2014:11), dalam penerapannya sifat laporan keuangan yaitu:

  1. Bersifat historis
  2. Menyeluruh

Bersifat Histori: Laporan keuangan dibikin dan disusun dari data masa lalu.

Contohnya financial statement yang dirancang berdasarkan data satu atau dua atau beberapa tahun ke belakang (tahun atau periode sebelumnya).

Bersifat menyeluruh: laporan keuangan disusun sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan serta dibuat  selengkap mungkin

Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan

Karakteristik Kualitatif

Pengertian dari karakteristik kualitatif laporan yaitu ciri khas informasi laporan keuangan yang bermanfaat untuk pemakai laporan.

Untuk dapat menciptkan nformasi laporan yang berkualitas, para pengguna laporan diharuskan dapat memahami karakteristik kualitatif laporan keuangan tersebut.

Lantas apa saja ya karakteristik tersebut?

Berikut 4 karakteristiknya:

1. Relevan  

Laporan keuangan dapat dikatakan releven apabila isi dari laporan tersebut mampu mempengaruhi penggunanya dalam membantu mereka untuk mengevaluasi kegiatan masa lalu atau masa kini.

Serta dapat memprediksi masa yang akan datang dan juga menegaskan hasil dari evaluasi masa lalu.

Adapun syarat dari laporan keuangan yang relevan, diantaranya yaitu:

  1. Memiliki manfaat untuk umpan balik.
    Laporan keuangan memungkinkan pemakainnya untuk mengoreksi kebijakan mereka pada masa lalu.
  2. Memiliki manfaat prediktif.
    Laporan keuangan dapat membantu pengguna dalam meramalkan masa depan dengan dilandasi data di masa lalu.
  3. Tepat waktu.
    Informasi yang disajikan secara tepat waktu sehingga akan dapat mempengaruhi dan juga bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
  4. Lengkap
    Informasi keuangan harus disajikan dengan selengkap mungkin meliputi semua hal yang dapatmempengaruhi pengambilan keputusan.

2. Andal  

Informasi yang ada di dalam laporan keuangan juga harus bebas dari pengertian yang menyesatkan serta kesalahan material.

Dan juga menyajikan data secara terbuka atau jujur serta dapat diverifikasi.

Adapaun karakteristik informasi yang andal, diantaranya yaitu:

  1. Penyajian jujur dan terbuka
    Informasi yang disajikan secara jujur baik dalam kegiatan transaksi atau kegiatan lainnya.
  2. Dapat diverifikasi atau dipertanggungjawabkan
    Laporan keuangan harus dapat diuji dan apabila pengujian dilaksanakan oleh pihak berbeda maka hasilnya tidak akan jauh berbeda.
  3. Netralis
    Laporan keuangan tidak memihak pihak tertentu.

 3. Dapat dibandingkan

Pengguna harus dapat membandingkan laporan keuangan entitas antar periode guna meneliti kecenderungan kedudukan serta kinerja keuangan dan perubahannya secara relatif.

Perbandingan bisa dilaksanakan secara internal ataupun eksternal.

Secara internal dapat dilaksanakan apabila sebuah entitas menggunakan kebijakan akuntansi yang sama setiap tahunnya.

Agar informasi yang diberikan dapat dibandingkan, maka penyajian laporan keuangan minimal harus dilaksanakan dua periode atau dua tahun anggaran.

4. Dapat dipahami  

Pelaporan keuangan harus dapat dipahami serta diinterpresentasikan oleh pihak penerima.

Oleh sebab itu, segala informasi di dalamnya harus dapat disajikan sejelas mungkin.

Tak hanya jelas, dalam pennyajiannya juga harus memakai bentuka tau format serta istilah yang bisa dimengerti oleh pihak penerima.


Setelah membaca materi diatas, semoga siswa siswi SMK Gajah Mada Banyuwangi dapat memahami pentingnya laporan keuangan dalam suatu usaha.

Selanjutnya silahkan kalian lakukan absensi pada form dibawah ini ya…

Isi alasan anda jika sakit/ijin