Strategi Pemasaran Online UKM

Menentukan Strategi Pemasaran Online yang Tepat untuk Bisnis

Hari ini, Anda dan hampir semua orang sudah menggunakan internet. Menurut Google, kini 97% orang akan mencari informasi di internet.

Dulu, bila Anda ingin membeli tas model baru, Anda bisa datang ke toko atau mall untuk membeli langsung. Saat ini, kemudahan belanja tas online, ada dalam dalam genggaman. Salah satu faktor penyebab ini semua bisa terjadi adalah karena semakin banyak orang yang memahami strategi pemasaran online atau marketing online untuk bisnis online mereka.

Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi internet terpesat di Asia. Hal ini dikuatkan oleh Google yang mencatat pada tahun 2013 hanya 13% penduduk Indonesia yang mengakses internet dan meningkat menjadi 56% pada tahun 2017. Penggunaan internet harian juga meningkat pesat, dari 49% pada tahun 2013 meningkat menjadi 79% pada tahun 2017. Pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi internet di Indonesia mencapai $27 milliar. Hal ini menunjukkan bahwa pemasaran melalui media internet juga mengalami pertumbuhan signifikan.

Anda hanya perlu mencari tas yang Anda inginkan di mesin pencari/marketplace seperti Tokopedia/BukaLapak/OLX, membandingkan harga, kualitas dan review orang lain, bayar dan terima barang. Semua hanya dengan duduk manis di rumah. Ini dinamakan ZMOT (Zero Moment of Truth), siapa yang paling mudah ditemukan di internet, berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Internet & teknologi sudah mengubah perilaku manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Mengubah cara Anda belajar, mendapatkan informasi hingga belanja.

“Seratus tiga puluh lima juta penduduk Indonesia..” – Rhoma Irama

Di tahun 2020 ini, petikan lagu Rhoma Irama tersebut sudah berubah menjadi sekitar 275 juta. Jumlah yang besar bukan?

Di antaranya, ada lebih dari 55 juta UKM di Indonesia hingga hari ini, namun sadarkah Anda bahwa hanya sebagian kecil saja yang baru online? Jumlah ini terus bertambah mengingat semakin banyaknya orang yang memulai pemasaran online sendiri.

Mungkin, Anda adalah salah satunya.

Bila data di atas terlalu berat untuk Anda, saya sudah persiapkan data kasar pengguna Facebook di Indonesia. Data ini juga bisa Anda ambil dari Facebook Insight.

Bayangkan, jika Anda bisa menjual produk/layanan Anda melalui internet.

Angka ini, hanya melalui 1 jalur pemasaran online saja, hanya Facebook ke website. Ada banyak contoh strategi pemasaran jalur lain yang bisa digunakan, dan ada ratusan juta lagi yang juga mencari Anda di Internet yang menjadi peluang bisnis online tiap hari bertambah.

Bayangkan juga, bagaimana jika Anda tidak online dan kehilangan potensi yang sangat besar ini!

Jika calon pelanggan mencari Anda di internet, mengapa Anda tidak online?

Apa Strategi Pemasaran Online Terbaik?

Strategi marketing terbaik dapat memberikan hasil yang maksimal dengan menggunakan biaya se-efektif mungkin. Berikut adalah beberapa cara pemasaran online yang dapat Anda gunakan.

1. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah salah satu strategi marketing yang dapat dilakukan dengan biaya yang terjangkau. Dengan melakukan optimasi pada website memungkinkan website Anda muncul dihalaman pencarian search engine dan mendapatkan pengunjung yang kemungkinan besar menginginkan produk Anda.

2. SEM (Search Engine Marketing)

SEM memiliki media yang sama dengan SEO yaitu search engine. Namun yang membedakannya adalah ketika menggunakan SEM sebagai strategi pemasaran online, posisi iklan website Anda berada paling atas sehingga kemungkinan seseorang untuk melihat iklan Anda jauh lebih besar. Akan tetapi biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pemasaran seperti ini terbilang lumayan tergantung kata kunci yang Anda targetkan.

3. Social Media Marketing

Tidak diragukan lagi sosial media memiliki dampak yang signifikan jika digunakan untuk melakukan pemasaran. Anda harus mengetahui sosial media mana yang tepat untuk memasarkan produk Anda. Dengan membuat content marketing yang tepat, maka Anda akan mendapatkan calon pelanggan yang tepat dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

4. Affiliate Marketing

Ini adalah strategi pemasaran online yang saling menguntungkan. Hal ini dikarenakan Anda akan berbagi keuntungan dengan pebisnis lain untuk setiap produk yang terjual. Pada umumnya seseorang akan bekerjasama dengan blogger dan menggunakan blog untuk melakukan pemasarannya. Iklan bisa berupa banner atau artikel review. Ketika pengunjung blog tertarik dengan produk Anda dan melakukan pemesanan, makan hasil dari penjualan akan dibagi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Manfaat Merancang Strategi Pemasaran Online

– 7 hari, 24 jam bekerja untuk Anda

Mari kita anggap biaya untuk menggaji tenaga pemasar (marketing) adalah sekitar Rp 1.000.000,- per bulan, bekerja hanya 8 jam per hari. Dengan memiliki website bisnis online, artinya Anda punya tenaga pemasar yang bersedia bekerja selama 24 jam, dengan biaya yang jauh lebih murah!

Anda juga mungkin juga setuju, bahwa tidak ada orang yang mau bekerja selama 24 jam, apalagi dengan biaya yang lebih murah, ‘kan?

– Jarak tidak lagi menjadi hambatan

Di awal, kita mengambil contoh penjual tas online.

Bayangkan, jika Anda adalah penjual tas tersebut, harus berkeliling kota mempromosikan produk tas kulit Anda. Berapa besar biaya pemasaran yang harus Anda keluarkan? Otomatis ini akan menambah harga tas, kan?

Dengan online, Anda bisa menggunakan Google AdWords/Facebook untuk menampilkan iklan tas kulit, kepada ribuan orang yang tertarik pada tas, di kota yang Anda inginkan, hanya dengan biaya minimal Rp 10.000,- saja!

– Modal lebih hemat

Bayangkan…! Menyewa ruko/toko, Anda akan butuh minimal 10-30 juta rupiah per tahun.

Sementara itu, jika Anda memulai bisnis online bermodalkan website seharga kurang dari 3 juta rupiah, Anda sudah bisa online dan berbisnis! Apalagi bila Anda mau belajar membuat website sendiri (membayar dengan tenaga & waktu belajar), tentu biayanya jauh lebih hemat.

Jika Anda menjual jasa, calon konsumen bisa menghubungi Anda langsung dari website dan diskusi via telepon.

– Bisnis dari mana saja

Mungkin, Anda pernah mendengar cerita, banyak pebisnis yang menghasilkan omzet ratusan juta hingga milyaran per bulan hanya dengan bekerja dari rumah saja.

Modalnya hanya smartphone, laptop & internet!

Ada yang single fighter (seorang diri), ada juga yang dengan tim (customer service, dll). Bekerja dimanapun, kapanpun.

Mereka bisa, insyaallah Anda pun bisa. Banyak ide pemasaran online yang bisa di ikuti.

Contoh Kasus

Apabila Anda memiliki klinik spesialist/kesehatan, ilmu Anda tentang penyakit adalah salah satu kunci utama. Dengan menyediakan informasi tentang penyakit, akan menjadi gerbang masuk para calon pasien yang sedang membutuhkan bantuan Anda (content marketing).

Sebab, perilaku online orang sakit adalah dengan mencari informasi penyakit tersebut di Google beserta obatnya. Di momen tersebut-lah tulisan Anda harus hadir di internet. Apa strategi pemasaran online yang tepat?

Sebagai contoh, bila Anda memiliki klinik impotensi, mari kita simak data berikut:

Anda bisa ambil data seperti ini dari Google Keyword Planner. Saya akan membahas lebih lengkap untuk Anda di artikel lainnya.

Bayangkan, jika Anda dapat menyediakan konten bermanfaat berisi penjelasan tentang impotensi di website Anda, yang mungkin dibaca oleh lebih dari 5000 orang per bulan, dan mereka tahu bahwa Anda bisa membantu mereka, di sanalah harta karun Anda!

Selain melakukan content marketing, Anda juga perlu mengoptimalkan website sebaik mungkin, agar bisa tampil responsif/mobile-friendly (tampil dengan baik di ukuran layar laptop & smartphone), sehingga calon pasien tidak akan terhambat saat ini membuat janji berkunjung dengan Anda.

Website Anda juga harus terdaftar di Google Place, agar mudah direkomendasikan oleh Google kapan pun pencarian dilakukan. Sisanya, Anda sendirilah penentunya.


Subscribe
Untuk dapat update terbaru mengenai kami

Kasus COVID - 19